Palembang, sumselprov.go.id - Ada 15 paket pengerjaan yang kita prioritaskan karena rusak berat, Jalan yang rusak berat khususnya ada di daerah OI, OKU, dan OKU Timur. Memang untuk pengaspalan belum dilakukan, kemungkinan nanti setelah lebaran baru dilakukan.
Hal ini disampaikan Plt Kepala Dinas PUBM-TR Provinsi Sumsel Darma Budhy mendampingi Wakil Gubernur Sumsel Ir H Mawardi Yahya. Kunjungan tersebut dilakukan bersama sejumlah kepala OPD lainnya, saat meninjau secara langsung kondisi ruas jalan provinsi yang menghubungkan Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir dengan Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu
Ia jelaskan, Senin (6/5/2019) tercatat ada sebanyak 15 paket pengerjaan peningkatan jalan yang mulai dikerjakan dan ditargetkan H-5 lebaran sudah tuntas. Mengacu data dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Tata Ruang (PUBM-TR) Provinsi Sumatera Selatan, dari 1,5143 km jalan yang menjadi tanggung jawab Provinsi Sumsel, 185 km nya dalam kondisi rusak.
Untuk anggaran yang digelontorkan untuk perbaikan jalan 15 paket tersebut sebesar Rp 364 miliar atau seper tiga dari total anggaran 2019 yaitu lebih dari Rp 1 triliun. Dipastikan sebelum lebaran jalanan tersebut bisa layak dilalui dan tidak menyebabkan kemacetan arus mudik. Saat ini progress pengerjaan sudah mencapai 10 persen untuk 15 paket pengerjaan tersebut.
"Secara total ada 60 paket pengerjaan jalan. Namun kita utamakan 15 paket terlebih dahulu, disusu 21 paket yang dalam tahap lelang. Sisanya akan dikerjakan setelah lebaran," pungkasnya.
Adapun 15 paket pengerjaan peningkatan jalan tersebut :
MC Diskominfo Prov. Sumsel/TM