Puji Kinerja Gubernur HD Penuhi Target Hunian Rumah Layak Huni Sumsel, Menteri PKP Tambah Quota 3.000 Rumah Subsidi

Kamis, 1 Oktober 2026

Palembang. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Program Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama Menteri PKP Maruarar Sirait secara virtual dari Palembang, Rabu (30/9/2026).

Dalam rapat koordinasi tersebut, Menteri PKP memberikan apresiasi tinggi atas ketangguhan Pemprov Sumsel dalam menggenjot program perumahan serta langsung mengganjar Sumsel dengan tambahan kuota 3.000 unit rumah subsidi.

"Gubernur Sumsel ini sangat tangguh. Pencapaian realisasi rumah subsidinya sudah mencapai 93,97% dari target 10.786 unit. Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja luar biasa ini, saya tambahkan kuota 3.000 unit rumah subsidi untuk Sumsel, serta program penataan kawasan kumuh pada tahun 2027," ujar Maruarar Sirait.

Gubernur HD menyampaikan bahwa keberhasilan percepatan ini tidak terlepas dari kolaborasi dan kemudahan regulasi, termasuk penyederhanaan syarat pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mempercepat keterjangkauan masyarakat terhadap hunian layak.

Selain memaparkan capaian, Herman Deru memanfaatkan forum tersebut untuk melaporkan kondisi mendesak terkait Rumah Susun (Rusun) Perumnas di pusat Kota Palembang yang kondisinya sudah memprihatinkan dan mengancam keselamatan warga.

"Izin pak, Saat ini terdapat 3.400 unit bangunan yang terbagi dalam 53 blok dan dihuni sekitar 15.000 jiwa. Kondisinya sudah tua, tidak memadai, dan sangat membutuhkan revitalisasi total serta penataan kawasan," ungkap Herman Deru.

Menanggapi laporan krusial tersebut, Menteri PKP Maruarar Sirait merespon secara spontan. Di tengah rapat, Menteri PKP langsung menghubungi Direktur Utama Perumnas secara virtual untuk segera melakukan tindakan penanganan dan meminta laporan detail secepat mungkin guna eksekusi di lapangan.

Selain revitalisasi rusun di Palembang, rakor ini juga menyampaikan penataan kawasan permukiman kumuh di Kota Lubuklinggau melalui program percontohan kawasan pemukiman tertata bernama "Kampung Ceria" di 2027 mendatang.