Palembang. Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, memimpin Rapat Progres Percepatan Pembangunan Flyover di Kabupaten Muara Enim yang berlangsung di Griya Agung, Palembang, Kamis (8/10/2026).
Dalam arahannya, Gubernur Herman Deru menekankan pentingnya pendekatan yang solutif dan humanis dalam menyelesaikan proses pembebasan lahan maupun tahapan pengerjaan fisik di lapangan. Menurutnya, dialog serta ruang diskusi bersama masyarakat menjadi kunci kelancaran pembangunan.
"Saya senang mendengar laporan progres pembangunannya. Saya berharap seluruh pihak, baik dari Pemprov Sumsel, DJKA, PT KAI, hingga Pemkab Muara Enim dapat terus berjalan bersama dan bersinergi. Dari hasil pembahasan rapat hari ini, saya rasa tidak ada kendala besar yang tidak bisa kita selesaikan," ujar Herman Deru.
Pembangunan flyover ini direncanakan mencakup 5 titik lokasi strategis perlintasan sebidang di Kabupaten Muara Enim, yaitu:
1. JPL 123 Sudirman (Panjang rencana 605,61 meter)
2. JPL 99 Belimbing Pendopo
3. JPL 111 Ujan Mas
4. JPL 104 Gunung Megang I
5. JPL 106 Gunung Megang II
Berdasarkan laporan per 4 Oktober 2026, progres pengerjaan fisik pada JPL 123 Sudirman mencatatkan realisasi sebesar 21,858%, melampaui dari target rencana fisik yang ditetapkan yaitu 21,830%.
Sementara itu, Plt. Bupati Muara Enim, Hj. Sumarni, menggarisbawahi vitalnya pembangunan infrastruktur ini untuk mendukung konektivitas jalan nasional yang menghubungkan antar-kabupaten. Selama ini, tingginya intensitas perlintasan kereta api kerap memicu kemacetan parah di wilayah tersebut.
"Pembangunan flyover ini sangat krusial bagi kelancaran arus lalu lintas masyarakat. Mengenai kendala ganti rugi pembebasan lahan, Pemerintah Kabupaten Muara Enim siap memfasilitasi secara maksimal dengan mengedepankan prinsip transparansi kepada masyarakat," ungkap Sumarni.
Dukungan penuh juga disampaikan oleh Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobi Rasyidin. Pihaknya berkomitmen mendukung percepatan proyek agar dapat berjalan sesuai target.