Palembang. Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dan.Wakili Gubernur Sumsel H.Cik Ujang menghadiri takziah 40 hari wafatnya Tokoh Masyarakat Alm. Kemas H. Abdul Halim Ali bin Kemas Ali sekaligus haul Almarhumah Nyimas Hj. Aminah binti Kemas Nang Utih di Graha Dakwah Al-Halim, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat diawali dengan sholat Isya berjamaah, dilanjutkan Tarawih dan Witir bersama. Mengawali sambutannya, Herman Deru mewakili keluarga menyampaikan terima kasih kepada para ulama dan masyarakat yang hadir untuk mendoakan almarhum. Ia menyebut Almarhum Kemas H. Abdul Halim dikenal sebagai sosok yang dermawan dan memiliki kepedulian tinggi kepada masyarakat.
“Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan segala kebaikannya menjadi amal jariyah,” ujar Herman Deru.
Ia juga berharap doa bersama tersebut menjadi ikhtiar agar almarhum dan almarhumah mendapatkan rahmat, maghfirah, serta tempat terbaik di sisi Allah SWT, sekaligus menguatkan keluarga yang ditinggalkan agar tetap tabah dan melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang telah diwariskan.
Dalam tausiyahnya, Habib Rizieq Shihab menyampaikan bahwa almarhum dikenal sebagai pribadi yang dermawan dan memiliki kedekatan dengan para habaib sehingga sangat dicintai.
Sementara itu, Ustadz Abdul Somad dalam tausiyahnya menyampaikan bahwa salah satu cara melihat kebaikan seseorang adalah dari bagaimana masyarakat mengenangnya setelah ia wafat.
“Kalau mau melihat orang baik, lihat dia setelah meninggal. Kalau kita pakai kaidah ini kepada Almarhum H. Abdul Halim,” ujar Ustadz Abdul Somad.
Menurutnya, banyaknya masyarakat yang hadir dalam acara doa bersama tersebut menjadi tanda kecintaan dan penghormatan kepada almarhum..
Turut hadir Forkopimda Prov Sumsel dan Para Kepala OPD Pemprov Sumsel.